Apa Itu Backpacker? Ketahui Macam-Macam & Tips Menjadi Backpacker Disini.

Backpacker 2

Backpacker adalah istilah yang mungkin sudah sering kita dengar. Tapi tahukah Anda apa itu backpacker? Istilah yang berkaitan dengan travelling ini diciptakan untuk membedakan antara jenis liburan, dan tata cara dalam merencanakan liburan. Secara umum, kata backpacker diadopsi dari istilah asing dengan kata dasar ‘backpack’, yang artinya ‘tas ransel (tas gendong)’.

Istilah backpack bahkan sampai saat ini masih populer digunakan pelancong atau turis. Pengertian backpacker sendiri adalah sebutan untuk mereka yang membawa tas ransel. Salah satu karakter paling menonjol dari backpacker, yakni seseorang yang liburan ke banyak tempat dengan budget minim dan membawa barang-barang yang juga minim dalam tas ranselnya.

Pengertian Backpacking

Backpacking (wisata beransel) adalah bentuk perjalanan ke suatu tempat tanpa membawa koper, atau membawa barang-barang banyak yang memberatkan. Backpacking juga menjadi bentuk perjalanan mandiri hemat budget.

Adapun barang-barang yang dibawa saat liburan ala backpacker antara lain pakaian secukupnya dan beberapa perlengkapan lain yang dianggap perlu.

Liburan backpacker lebih umum dilakukan oleh para kaum muda. Setelah dianggap sebagai kegiatan marjinal yang dilakukan oleh sebagian besar masyarakat, secara bertahan istilah tersebut memasuki arus utama pariwisata.

Seseorang yang melakukan perjalanan atau liburan seperti ini biasanya tidak perlu tidur di sebuah hotel, cukup di suatu tempat yang bisa dijadikan sebagai tempat beristirahat atau tidur.

Lihat Juga : “Kumpulan Caption Liburan Bahasa Inggris yang Keren Terbaru 2020

Perjalanan liburan ala backpacker tidak hanya dilakukan di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Perjalanan akan dilakukan dengan berbagai moda transportasi, seperti bus, kereta, pesawat udara, atau bahkan motor.

Seorang backpacker sejatinya akan selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan, seperti saat harus menaiki kendaraan umum penuh sesak dan tidak nyaman.

Mengetahui Perbedaan Backpacker & Traveller

Setelah kita membahas lebih detailnya mengenai apa itu backpacker, sudahkah Anda tahu perbedaan backpacker dan traveller?

Pada dasarnya traveller memiliki artian lebih umum, yang menjadi istilah untuk mereka yang sedang bepergian. Arti kata bepergian di sini bisa saat berkeliling ke kota, dengan jarak yang tidak terlalu jauh sekalipun.

Sedangkan backpacker sendiri memiliki tujuan yang lebih spesifik. Sebagai analogi saja, traveller belum tentu backpacker, tetapi backpacker sudah pasti traveller. Karena ada beberapa hal yang tidak dimiliki traveller tetapi dimiliki backpacker.

Backpacker biasanya melakukan perjalanan yang sifatnya lebih kearah survival atau adventure, berbeda dengan traveller yang lebih kearah menikmati perjalanan.

Berbicara tentang backpacker, hal pertama yang terbesit dipikiran adalah perjalanan hemat budget. Terlihat jelas dari barang bawaannya yang hanya sebuah tas backpack, tanpa koper layaknya traveller. Selain itu, tempat menginapnya pun sangat sederhana, bahkan kadang mereka juga tinggal bersama warga lokal.

Macam-Macam Backpacker

  1. Flashpacker. Ini adalah istilah baru yang merujuk pada backpacker, namun sedikit lebih makmur dalam hal finansial. Flashpacker didefinisikan hanya sebagai backpacker dengan anggaran yang sedikit lebih besar.
  2. Gap-packer. Sementara itu untuk gap-packer sendiri lebih kepada orang-orang yang backpack ke beberapa tempat atau negara dalam waktu singkat. Sedangkan di tahun kesenjangan antara sekolah dengan universitas, atau antara universitas dengan pekerjaan pertama.
  3. Megaloping. Jenis backpacker yang terakhir ini untuk menyebutkan para backpacker yang menggunakan angkutan umum.

Tips Menjadi Backpacker

  1. Banyak-banyak melihat promo. Misalnya apabila Anda akan liburan di perkotaan, maka ada kemungkinan kartu kredit yang Anda gunakan bisa bermanfaat. Itu artinya ada peluang untuk mendapat potongan harga, atau cashback.
  2. Siap fisik dan mental. Perlu diketahui, bahwa untuk menjadi backpacker ternyata tak seindah seperti apa yang mereka lihat di video-video yang tersebar di internet dan sosial media. Menjadi bacpacker itu artinya Anda harus memiliki batasan untuk banyak hal, bahkan Anda juga harus rela capek karena akan ada aspek budget yang harus dijaga.
  3. Mengetahui informasi penginapan dan tempat makan murah. Backpacker pastinya akan memilih tempat wisata yang kental akan suasana lamanya, sebab selain lebih hemat budget juga lebih ada banyak lagi hal-hal menarik yang bisa dijelajahi. Untuk itu penting mencari tahu kisaran harga tempat menginap dan makan di lokasi yang Anda tuju.
  4. Ikut komunitas. Backpacker biasanya memiliki komunitas berbentuk sebuah website atau blog pribadi. Dari sininya para traveller bisa membagi cerita dan informasi penting mengenai jenis transportasi, harga penginapan, makanan, dan lain-lain. Dan dari sinilah Anda bisa belajar dan mendapatkan informasi tersebut.

Tips Backpacker ke Jogja

  1. Berangkat dan pulang dengan transportasi umum. Tips backpacker ke Jogja yang pertama adalah dengan memilih berangkat dan pula menggunakan transportasi umum. Moda transportasi umum yang paling recommended untuk liburan ke Jogja ala backpacker adalah kereta api. Selain nyaman, transportasi ini ternyata lebih terjangkau.
  2. Keliling Jogja dengan bus Transjogja. Ada kabar gembira nih, ternyata seluruh penjuru kota Jogja sudah terhubung oleh transportasi bus Transjogja. Itu artinya liburanmu di Jogja akan semakin hemat. Cukup dengan membayar Rp 3.500,00, Anda sudah bisa keliling Jogja sepuasnya.
  3. Jalan kaki di Malioboro. Siapa yang tidak kenal dengan tempat wisata Jogja satu ini, Malioboro adalah destinasi unggulan Jogja yang wajib Anda kunjungi. Di sini berjejer pedagang kaki lima yang jual oleh-oleh khas Jogja.
  4. Belanja oleh-oleh di Pasar Beringharjo. Selain Malioboro, Anda juga harus banget berkunjung ke Pasar Beringharjo yang tidak kalah terkenalnya di kota Jogja. Di sini dijual berbagai pakaian batik, kaos, dan souvenir yang bisa dijadikan oleh-oleh untuk sanak saudara di rumah.

Tips Umrah Backpacker

  1. Mengurus visa dan paspor. Perlu diketahui kalau di Saudi Arabia tidak diberlakukan visa on arrival untuk jenis kunjungan apapun, tak terkecuali umrah. Itu artinya Anda harus terlebih dulu mengurusnya di kedutaan besar Arab Saudi di negara asal sebelum berangkat umrah. Tapi sayangnya, visa wajib diurus secara kolektif dengan biaya sekitar 75 – 100 USD.
  2. Tempat menginap. Untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau, Anda bisa mencari hotel yang jaraknya cukup jauh dari masjidil Haram atau masjid Nabawi. Namun demikian, biasanya tempat penginapan ini sudah sepaket dengan pengurusan visa.
  3. Mencari tiket pesawat murah. Saat ini sudah ada maskapai low cost carrier yang membuka rute penerbangan menuju Jeddah, sehingga memudahkan Anda untuk mencari tiket pesawat yang murah. Anda bahkan bisa memilih maskapai penerbangan lain yang memadukan beberapa connection flight.
  4. Menghindari cuaca ekstrim. Faktor cuaca memang tidak boleh dianggap remeh. Dalam hal ini Anda harus menghindari keberangkatan di bulan Juni – Agustus, sebab waktu tersebut adalah puncaknya musim panas. Begitu pun dengan bula November – Februari yang masuk dalam musim dingin, dengan suhu mencapai 2 derajat celcius.

Lihat Juga : “JADWAL OPEN TRIP TANGKAHAN 2020 START MEDAN

Ingi berwisata domestik & internasional ? silahkan klik disini 

Kunjungi terus Blog ini untuk terus mendapatkan informasi menarik seputar pariwisata domestik dan internasional.

3 thoughts on “Apa Itu Backpacker? Ketahui Macam-Macam & Tips Menjadi Backpacker Disini.

  1. Pingback:Destinasi Terbaik Wisata Indonesia Timur yang Harus Dikunjungi

  2. Pingback:Paket dan Jasa Outbound di Medan Perusahaan dan Umum 2020

  3. Pingback:Sejarah Danau Toba Terbentuk Versi Cerita Rakyat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *