Daftar Bandara Terbesar dan Modern di Indonesia Tahun 2020

bandara

Bandara atau bandar udara merupakan pelabuhan udara, dimana berfungsi sebagai wadah lepas-landas dan mendarat-nya pesawat. Bandara digunakan untuk mempercepat lalu lintas penumpang melalui transportasi udara di Indonesia. Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar yang memiliki banyak bandar udara. Dari sekian banyak bandara di Indonesia, berikut daftar bandara terbesar dan modern di Indonesia tahun 2020.

Bandara Internasional Soekarno Hatta

Bandara terbesar di Indonesia adalah Bandara Internasional Soekarno Hatta terletak di Kota Tangerang, Banten. Bangunan ini mulai beroperasi sejak tahun 1986 menggantikan Bandara Kemayoran yang sebelumnya sudah dirobohkan. Bandar Udara ini memiliki tiga terminal sebagai lalu lintas maskapai penerbangannya dimana masing-masing terminal memiliki fungsinya masing-masing.

Terminal 1 berfungsi untuk penerbangan domestik. Terminal 2 untuk penerbangan domestik dan internasional dan terminal 3 untuk penerbangan dengan maskapai termurah. Bandara ini memiliki 180 gerai check in dan 45 gerbang keberangkatan yang digunakan untuk melayani lebih dari 50 juta penumpang setiap tahunnya.

Bandara Internasional Soekarno Hatta direncanakan akan menambah bangunan untuk terminal 4 di tahun 2021 mendatang, sehingga dapat menjadi bandara terbesar di Asia Tenggara. Selain menjadi bandara terbesar, bandara dengan luas yang mencapai 2.137 hektar ini juga merupakan bandara tersibuk di Indonesia.

Selain memiliki bangunan dengan desain yang mewah dan berkelas, bandara ini memiliki fasilitas yang canggih seperti aplikasi smart-parking dan wifi tercepat di dunia (dapat ditemukan di terminal 3).

Lihat Juga : “Daftar Candi Hindu Buddha di Indonesia Yang Populer

Bandara Internasional Kertajati

Bandara Internasional Kertajati resmi beroperasi sejak tahun 2018 setelah digagaskan sejak tahun 2003 sebagai solusi kepadatan Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Bangunan dengan lahan seluas 1.800 hektar ini disebut dengan julukan Bandara Internasional Jawa Barat.

Bandara ini mampu melayani hingga 29 juta penumpang setiap tahunnya. Di tahun 2020 ini, Bandara Internasional Kertajati ini direncanakan akan mengoperasikan terminal kargo dengan perkiraan resmi 1,5 juta ton.

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin

Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dibangun pada tahun 1935 dan dulunya dijuluki dengan sebutan Lapangan Terbang Kadieng. Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin ini merupakan gerbang terbesar untuk menuju Indonesia bagian timur. Bandara yang terletak di Sulawesi Selatan ini, memiliki desain bangunan yang berbeda dari bandara lainnya di Indonesia, yaitu bertema Kapal Pinishi yang merupakan kapal tradisional khas Sulawesi Selatan.

Selain menjadi tema desainnya, jika memasuki area tengah bandara ini, tampak juga miniatur kapal legendaris tersebut. Selain Bandara Internasional Soekarno Hatta, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin juga merupakan salah satu bandara tersibuk dan terbesar di Indonesia, dengan luas yang mencapai 381 hektar.

Lihat Juga : “Paket Tour Danau Toba Murah 3 Hari 2 Malam Start Medan/Silangit

Bandara Internasional Kualanamu

Bandara Internasional Kualanamu terletak di Kabupaten Deli Serdang, berjarak sekitar 22 km dari Kota Medan. Bandar Udara ini termasuk bandara baru di Indonesia, beroperasi sejak tahun 2013. Bandara ini menawarkan fasilitas-fasilitas terbaik, termasuk menjadi satu-satunya bandara di Indonesia yang memiliki akses kereta api.

Selain itu, bandara ini juga menawarkan hotel transit yang mewah dengan hitungan tarif per jam seningga penumpang yang dijadwalkan transit tidak perlu khawatir untuk mencari tempat peristirahatan. Selain memiliki lahan luas dan fasilitas yang lengkap, bandara dengan luas 1.365 hektar ini merupakan bandara keempat di Indonesia yang dapat didarati Airbus A380 selain Jakarta, Surabaya dan Batam.

Bandara Internasional Kualanamu direncanakanakan mengembangkan areanya agar dapat menampung hingga 22 juta orang per tahunnya, pada tahun 2030 mendatang.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai terletak di Pulau Dewata, berjarak kira-kira 12 km dari Denpasar, Ibukota Bali. Bandar Udara ini dibangun oleh Belanda pada tahun 1930 dengan 22 gerbang keberangkatan domestik dan internasional serta luas yang mencapai 285 hektar.

Penamaan bandara ini diambil dari Gusti Ngurah Rai, salah satu tokoh Bali yang gugur dalam peperangan melawan penjajah.Bandara ini dinobatkan sebagai bandara terbaik di Indonesia versi Skytrax sebagai bintang tiga tahun 2019 silam. Selain itu, bandara ini meraih predikat sebagai bandara terbaik ke-7 di dunia.

Predikat tersebut didapatkan karena Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai mendapatkan pengunjung rata-rata 15 hingga 25 juta per tahunnya dan menyediakan akses wifi tercepat ke-6 di dunia dengan kecepatan mencapai 16.01 Mbps. Desain bagian atas Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai menyerupai sirkuit balap dengan jalan berkelok-kelok dengan gapura relief Bali sebagai ciri khasnya.

Lihat Juga : “Jasa Sewa Bus Pariwisata Medan Dengan Harga Terbaik

Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman

Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman atau lebih akrab disebut Bandara Sepinggan ini terletak di Balikpapan, Kalimantan Timur. Bandar Udara ini memiliki sistem keamanan yang sangat canggih di setiap penanganan bagasinya. Bandara dengan tema desain eco-airport ini, tidak melupakan khas budaya Indonesia sehingga desain bangunannya dihiasi dengan ukiran Dayak.

Tema eco-airport menjadikan bandara ini ramah lingkungan, selain berdinding kaca transparan untuk meminimalkan penggunaan lampu. Bandar Udara ini juga dilengkapi sumber pengolahan daur ulang air dan pendingin udara hemat energi. Bandara ini juga menyediakan boutique mall yang terintegrasi dan gedung parkir sebanyak 4 lantai yang dapat menampung 2300 unit kendaraan.

Bandara dengan luas mencapai 300 hektar ini, mampu melayani 10 juta orang dan direncanakan akan meningkatkan kapasitasnya seiring dengan kabar pemindahan Ibukota Indonesia. Peningkatan yang diharapkan mampu melayanani pengunjung dengan jumlah mencapai 30 juta orang per tahun.

Bandara Internasional Juanda

Bandara Internasional Juanda terletak di Surabaya, sempat dinobatkan menjadi bandar udara yang paling tepat waktu di dunia karena produktivitas dan ketepatan waktu yang berjalan dengan baik di bandara ini. Penamaan bandara dengan luas 477 hektar ini didapatkan dari wakil perdana menteri terakhir di Indonesia bernama Djuanda Kartawidjaja.

Selain mewah dan megah, bandara ini juga menawarkan pelayanan yang sangat baik. Konsep yang digunakan untuk desain bandara ini ialah Airport City dengan kelengkapan fasilitas perbelanjaan, restoran, café, kereta hingga akses langsung ke jalan tol.

Bandara Internasional Juanda dengan landasan pacu sepanjang 3000 m dan lebar 45 m ini mampu menampung hingga 6 juta orang per tahun. Rencananya, bandara akan menjalani pengembangan kapasitas hingga mampu menampung 13,6 juta orang per tahun.

Bandara Internasional Hang Nadim

Bandara Internasional Hang Nadim terletak di Batam dengan luas 1.760 hektar. Penamaan bandara ini diambil dari salah seorang pejuang di Riau pada masa penjajahan Portudal di Malaka bernama “Hang Nadim”. Bandara ini beroperasi sejak 1985 dengan sebuah terminal yang melayani penerbangan domestik dan penerbangan internasional yang resmi dibuka sejak 1990.

Fasilitas yang didapatkan di bandara ini antara lain transportasi seperti bis damri, minimarket, restoran, bank hingga kantor pos. Dalam waktu dekat, Bandara Internasional Hang Nadim direncanakan akan menambah sebuah terminal baru yaitu terminal 2 karena bandara ini mengalami peningkatan penumpang setiap tahunnya.

3 thoughts on “Daftar Bandara Terbesar dan Modern di Indonesia Tahun 2020

  1. Pingback:Tempat Wisata di Indonesia yang Wajib Anda Kunjungi di 2020

  2. Pingback:Tips Cara Menjaga Kesehatan Saat Traveling No. 1

  3. Pingback:Paket Wisata Berastagi, Durasi dan Budget Sesuai Keinginan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *